Tampilkan postingan dengan label Karamba Ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karamba Ikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Mei 2015

Karamba Jaring Apung Terkini di Kampung Sosiri

Setelah melakukan uji coba dengan menggunakan bahan dasar bambu untuk konstruksi karamba jaring apung, ternyata dari segi ketahanan serta kekuatannya masih kurang, Hal ini mendorong kami merubah konstruksi dari bahan bambu menjadi bahan besi. Hal ini kami lakukan, setelah membaca brosur dan artikel tentang pembuatan jaring apung, dimana menggunakan bahan dasar besi sebagai penyangga lebih kokoh serta tahan lama, sehingga kami meutuskan untuk menggunakan bahan besi sebagai penyangga karamba jaring apung tersebut.

Dari awal jumlah kotak/petak karamba tersebut yang semula berjumlah sepuluh, sekarang sudah bertambah menjadi 30 petak dengan ukuran yang masih sama yaitu 4 x 4 mtr. Adapun jumlah benih/bibit ikan yang dimasukan dalam setiap kotak/petak berjumlah 500 - 700 ekor. Dan untuk sekarang ini ikan yang dibesarkan karamba hanya terdiri dari satu jenis ikan yaitu Nila/mujair.












Karamba jaring apung pertama di Kampung Sosiri Distrik Waibu, Kab Jayapura

Karamba Jaring Apung ini merupakan yang pertama di buat di Danau Sentani. Karamba ini berbahan dasar terdiri atas bambu dan pelampung styrofoam. Pertama kali dibuat menggunakan bahan lokal yang ada dan tumbuh di sekitar Danau Sentani yaitu bambu. Ini juga merupakan percobaan untuk melihat daya apung serta daya tahan dari bambu tersebut. Karamba jaring apung yang dibuat ini, pertama kali terdiri atas 10 kotak/petak dengan masing-masing berukuran 4 x 4 Mtr serta berisi ikan nila/mujaer di dalam masing-masing 1000 ekor.